logo aninch

Kata-kata itu layaknya ombak, gemuruh yang ia ceritakan asalnya dari lautan yang dalam.

Menangislah...

Tak perlu kau tahan tetesan air matamu, atau kamu usap agar kau terlihat tegar.
Terkadang langit menangis di ladang dan taman-taman, merekahlah bunga dan terisilah bulir padi.
Maka ketika kau ingin menangis, menangislah sembari memegang janji bahwa setiap tetesnya terdapat hikmah.

Menangis tidaklah buruk.
Tanpa tangisan, seorang bayi tidaklah mendapat kasih sayang dan manisnya sebotol susu.
Maka menangislah dengan tulus pada Maha Pengasih dan Maha Penyayang, agar dapat menikmati manisnya limpahan susu Kasih dan Sayang-Nya.

Janganlah mendapati mata yang tak pernah mengalami air mata.